Pertanyaan: Apakah kamu ada di tim Tuhan?
Alkitab adalah buku strategi Tuhan untuk kehidupan manusia. Di dalamnya, kita tahu bagaimana kita bisa menjadi bagian dari tim-Nya. Pelajari lebih lanjut di halaman Rencana Permainan Abadi jika kamu belum bergabung dengan tim. Jika sudah, lanjutkan di sini…
Kamu sudah menandatangani. Kamu sudah bergabung dengan tim. Sekarang apa?
Setiap atlet tahu bahwa menandatangani kontrak dengan sebuah klub hanyalah permulaan. Kerja keras yang sesungguhnya — sesi latihan, hubungan tim, mempelajari sistem pelatih — dimulai setelah kamu berkata ya. Memulai hubungan dengan Yesus juga sama. Keputusan itu nyata dan penting, tetapi ia membuka pintu menuju sesuatu yang membutuhkan seumur hidup untuk dieksplorasi.
Berikut delapan hal yang perlu kamu ketahui saat memulai.
1. Kamu sungguh-sungguh ada di dalam tim
Pertanyaan pertamamu mungkin: apakah ini sungguh-sungguh terjadi? Kamu tidak merasakan sambaran petir. Kamu tidak mendengar suara. Mungkin kamu bertanya-tanya apakah kamu sudah mengucapkan kata-kata yang tepat.
Begini masalahnya: kamu tidak bergabung dengan tim karena kamu merasa memilikinya. Kamu masuk ketika pelatih menaruh namamu di daftar pemain. Allah berjanji bahwa semua orang yang menaruh iman mereka kepada Yesus menjadi anak-Nya — titik. Bukan dalam masa percobaan. Bukan sebagai calon. Di dalam skuad tetap. Tempatmu bukan berdasarkan kinerjamu; melainkan berdasarkan apa yang sudah Yesus lakukan.
Baca lebih lanjut: Apakah Allah benar-benar ada dalam hidupku? — TheLife.com
2. Pelatihmu sedang berbicara — belajarlah mendengarkan
Tidak ada atlet yang berkembang dengan mengabaikan pelatih. Allah berbicara — terutama melalui Alkitab. Bukan buku peraturan atau buku teks sejarah. Ini lebih seperti analisis video: menghabiskan waktu di dalamnya membantumu memahami bagaimana permainan dimainkan, apa yang dihargai pelatih, dan siapa dirimu sebagai pemain.
Mulailah dengan Injil Yohanes. Baca sedikit setiap hari. Kamu tidak perlu memahami semuanya sekaligus — bahkan pemain terbaik pun butuh bertahun-tahun untuk benar-benar menguasai suatu sistem.
Baca lebih lanjut: Allah sedang berbicara kepadamu — TheLife.com
3. Latihan adalah hal sehari-hari
Doa adalah sesi latihanmu bersama Allah. Dan seperti latihan, tidak perlu rumit atau sempurna. Cukup hadir dan berbicara — menceritakan apa yang sedang terjadi, apa yang sedang kamu perjuangkan, apa yang kamu syukuri.
Atlet terbaik tidak hanya berlatih ketika mereka merasa mau. Mereka membangun kebiasaan. Temukan waktu yang cocok bagimu — pagi, siang, sebelum tidur — dan mulai dari yang kecil. Bahkan sepuluh menit sehari bisa mengubah segalanya.
Baca lebih lanjut: Allah suka menghabiskan waktu bersamamu — TheLife.com
4. Kamu memiliki sumber kekuatan yang baru
Kamu akan segera menyadari bahwa mencoba hidup seperti yang Yesus panggilmu untuk hidup — dengan kekuatanmu sendiri — seperti mencoba bermain sembilan puluh menit penuh tanpa persiapan fisik apa pun. Kamu akan kehabisan tenaga dengan cepat.
Roh Kudus adalah Allah yang tinggal di dalam dirimu. Bukan suatu kekuatan atau energi — Dia adalah seorang pribadi, dan Dia berpihak kepadamu. Kehidupan Kristen tidak pernah dimaksudkan untuk dijalani hanya dengan kemauan sendiri. Roh adalah mesin barumu.
Baca lebih lanjut: Kekuatan yang kamu butuhkan — TheLife.com
5. Kamu adalah pemain yang berbeda sekarang
Ketika seorang pemain bergabung dengan klub baru, jerseynya berubah. Latihannya berubah. Lingkungannya berubah. Sesuatu yang serupa telah terjadi padamu.
Kamu diampuni. Kamu adalah bagian dari keluarga Allah. Kamu memiliki Roh Kudus di dalam dirimu. Kamu bukan orang yang sama seperti sebelumnya — bahkan jika kamu belum merasa berbeda. Kebiasaan lama dan perjuangan tidak hilang begitu saja dalam semalam, tapi Allah telah memulai proses membentukmu menjadi seseorang yang baru. Itu adalah perjalanan seumur hidup, bukan perbaikan satu kali.
Baca lebih lanjut: Kamu bukan orang yang sama — TheLife.com
6. Temukan timmu
Tidak ada yang berhasil sebagai atlet solo. Bahkan atlet olahraga individu pun memiliki pelatih, rekan latihan, dan staf pendukung. Iman bekerja dengan cara yang sama.
Gereja bukan bangunan yang kamu kunjungi — itu adalah tim yang kamu ikuti. Menemukan gereja lokal berarti menemukan orang-orang yang juga sedang dalam latihan, yang akan mendorongmu ketika kamu sedang berjuang dan menantangmu untuk terus bertumbuh. Itu adalah salah satu hal terpenting yang bisa kamu lakukan sebagai pengikut Yesus yang baru.
Baca lebih lanjut: Menemukan tempatmu dalam komunitas — TheLife.com
7. Jaga Yesus tetap di pusat
Tim-tim terbaik memiliki identitas yang jelas. Segalanya — taktik, budaya, keputusan — mengalir dari komitmen bersama terhadap tujuan yang sama. Bagi pengikut Yesus, Dialah pusat itu. Bukan tambahan yang baik untuk hidupmu. Bukan satu prioritas di antara banyak. Seluruh rencana permainan.
Mudah untuk menyimpang — mulai mengambil keputusan berdasarkan kenyamanan, penampilan, atau apa yang orang lain harapkan. Praktik harian untuk menyerahkan kendali kepada Yesus adalah yang membuat kamu tetap di jalur yang benar.
Baca lebih lanjut: Yesus adalah harta yang paling berharga — TheLife.com
8. Kamu memiliki sesuatu yang layak diteruskan
Pikirkan tentang rekan satu tim yang menunjukkan sesuatu kepadamu — sebuah teknik, perubahan pola pikir, sepotong nasihat — yang benar-benar mengubah permainanmu. Kamu tidak menyimpannya untuk dirimu sendiri.
Mengikuti Yesus sama saja. Kamu tidak diharapkan menjadi seorang ahli. Kamu tidak perlu memiliki semua jawaban. Kamu hanya perlu dengan jujur berbagi apa yang telah berubah bagimu, dan biarkan Allah melakukan sisanya. Orang-orang di sekitarmu — rekan tim, keluarga, teman-teman — juga penting bagi-Nya.
Baca lebih lanjut: Ada begitu banyak hal yang menanti — TheLife.com
Ingin pergi lebih dalam?
Delapan artikel di atas adalah bagian dari seri lengkap yang disebut Hidupmu Bersama Yesus di TheLife.com — masing-masing membahas lebih dalam tentang apa artinya mengenal dan mengikuti Yesus. Baca seri lengkapnya di sini.
Terhubung dengan seseorang
Setiap pemain muda membutuhkan pemain senior di sudutnya. Jika kamu memiliki pertanyaan, atau kamu hanya ingin seseorang berjalan bersamamu saat kamu memulai, isi formulir di bawah ini dan salah satu pembimbing rohani kami akan menghubungimu. Gratis dan rahasia.